+62811812144

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Email*
Phone*
Contact Address
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login

KIZI Gelar Bukber Bersama 100 Sahabat Yatim dan Dhuafa Pasar Minggu Jaksel

Klinik Zakat Indonesia (KIZI) berkolaborasi dengan Baznas (Bazis) DKI menggelar Ramadhan on The Road dengan berbagi kepada sekitar 100 sahabat yatim dan dhuafa di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat, (07/05/2021).

Kegiatan berbagi dengan sahabat yatim dan dhuafa merupakan rangkaian kegiatan dari program Ramadhan on The Road KIZI di tahun 2021. KIZI merupakan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari Yayasan Berkah, klikzakat.com / klikdonasi.id yang berkantor di sekitaran Mampang Jakarta Selatan.

Hadir dalam acara, Inggar Saputra, Sekretaris Eksekutif KIZI, dalam sambutannya Inggar menyampaikan rasa bahagianya dimana KIZI dapat berbagi kebahagiaan bersama sahabat yatim dan dhuafa.

“Sebuah kebahagiaan bagi Klinik Zakat Indonesia (KIZI) bisa berbagi kebahagiaan. Semoga kita semua mendapatkan berkah dari kegiatan ini. Serta menciptakan inspirasi bagi masyarakat agar terus menjadi pribadi yang bermanfaat”. Kata Inggar Saputra dalam sambutannya.

Inggar menambahkan, program Ramadhan on The Road berbagi santunan kepada yatim dan dhuafa dimaksudkan agar mereka sahabat-sahabat yatim dan dhuafa tetap senantiasa sehat lahir dan batin.

“Pemberian santunan bagi dhuafa dan anak yatim agar menciptakan manusia yang sehat lahir batin”. Tambah Inggar Saputra.

Diakhir sambutannya, Inggar berharap agar kita semua menjadi pemenang di bulan suci ramadhan 1422 H tahun ini, dengan terus tetap berkontribusi dan menciptakan kebahagiaan dan keberkahan bagi orang lain.

“Semoga kita menjadi pemenang Ramadhan tahun ini 1422 H. dengan terus berkontribusi positif dan menciptakan aura kebahagiaan dan keberkahan bagi orang lain”. Tutup Inggar Saputra.

Selesai memberikan sambutan, secara simbolis Inggar memberikan bingkisan kepada sahabat yatim dan dhuafa.

Selain dengan Baznas (Bazis) DKI, KIZI juga bekerjasama dengan PB HMI MPO dalam mengelar acara berbagi bersama sabat yatim dan dhuafa.

Dalam sambutannya, Ahmad Affandi, ketua PB HMI MPO menyampaikan rasa syukurnya bisa terselenggara kegiatan berbagi.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur sekali hari ini dapat terlaksana berbagi bersama sahabat yatim dan dhuafa berkolaborasi dengan KIZI dan Baznas Bazis DKI”. Kata Affandi dalam sambutannya.

Affandi menambahkan, ia sangat bersyukur meski di tengah kesulitan yang luar biasa akibat pandemi Covid-19 masih bisa berbagi.

“Alhamdulillah, di tengah kesulitan yang luar biasa, kita bersama masih bisa berbagi, dengan sahabat yatim dan dhuafa yang kebetulan berada satu kampung dengan sekretariat PB HMI MPO”. Tambah Affandi.

Gus Najih Farhoq

Hadir sebagai ustad penceramah, ustad Brand Ambassador KIZI, Gus Najih Farhoq. Dengan gaya ustad millenial Gus Najih menyampaikan pesan agar kita terus bersemangat menjalan ibadah, apalagi di bulan suci ramadhan dimana ibadahnya dilipatgandakan nilai pahalanya.

Gus Najih, yang juga pengasuh Pon Pes Sunan Kalijogo, Surabaya Jawa Timur memberikan resep agar kita tidak luntur semangat ibadahnya.

“Ada dua resep semangat beribadah, pertama adalah amal kebajikan, kemudian yang kedua adalah beriman. Jika manusia senang berbuat kebajikan seperti hari ini KIZI berbagi kebaikan kepada kita dan dia juga menjaga imannya maka insyalloh nanti Alloh janjikan surga firdaus”. Kata Gus Najih dalam cermahnya.

Di hadapan anak-anak yatim dan dhuafa, Gus Najih berbagi cerita tentang sosok sahabat Abdulloh bin umi maktum, seorang sahabat yang buta tapi memiliki semangat ibadah yang luar biasa.

Menurutnya, meski dalam keadaan keterbatasan mengalami kebutaan ia menyusuri jalan kegelapan setiap menjelang subuh agar tetap bisa ikut menjalankan jamaah ibadah sholat subuh. Sempat saat perjalanan ia terjatuh hingga berdarah, namun ia tetap melanjutkan berangkat ke masjid dan istiqomah berjamaah subuh di masjid. Cerita Gus Najih dihadapan 100 anak yatim dan dhuafa.

Hadir dalam acara tokoh-tokoh masyarakat setempat dan tokoh perwakilan dari Ormas Islam lainnya.

Related Posts

Leave a Reply